Galeri Kegiatan

Renstra, Renja, dan Anggaran Sekretariat DPRD

“DPRD sebagai lembaga daerah dan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah tidak  harus membuat Renstra karena tidak ada aturan yang mengatur supaya menyusun Renstra DPRD. ini berarti renstra DPRD sebagai lembaga, menyatu dengan renstra sekretariat DPRD yang mengacu kepada RPJMD. Penyusunan  renstra SKPD  berpedoman  pada  RPJMD  dan  bersifat indikatif.”

Demikian pengantar materi terkait restra dan renja SKPD yang disampaikan oleh Drs. Teuku Aliman dari Widyaiswara Utama Badan Diklat Kemendagri saat mengisi acara workshop Nasional ASDEKSI di Batam. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 14-17 September 2014 ini mengambil tema ”Peningkatan Kapasitas Aparatur Setwan dalam Penyusunan Renstra dan Renja serta Sosialisasi Perubahan Undang – Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD dan PP tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD”.
Pada sesi yang berlangsung interaktif, Aliman juga menjelaskan rencana kerja atau renja tahunan DPRD ini sesuai pasal 24, PP  24 Tahun 2004 yakni belanja penunjang kegiatan disediakan untuk mendukung kelancaran tugas, fungsi dan kewenangan DPRD dimana belanja penunjang kegiatan disusun berdasarkan rencana kerja yang telah ditetapkan pimpinan DPRD. Dasar lain adalah pasal 25 ayat 1, PP 37 Tahun 2006 : Sekretariat DPRD menyusun belanja pimpinan dan anggota DPRD yang terdiri dari atas penghasilan, penerimaan lain, tunjangan pph pasal 21 dan tunjangan kesejahteraan serta belanja penunjang kegiatan DPRD yang di formulasikan kedalam RKA-SKPD sekretariat DPRD.
Sementara itu pada sesi materi Sosialisasi revisi Undang – Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, ASDEKSI menghadirkan Nurul Arifin dari Komisi II DPR RI yang juga salah satu pimpinan Pansus UU MD3. Dalam paparannya Nurul menyampaikan bahwa ketentuan terkait dengan DPRD Kab./Kota tidak ada perubahan kecuali terkait dengan kuorum persidangan dan keabsahan putusan sidang. Selebihnya persis dengan UU lama. UU No.17 Tahun 2014 tentang MD3  yang menjadi salah satu acuan bagi parlemen Indonesia dalam menata struktur, fungsi,  kewenangan dan kewajiban, mengalami perubahan dari sebelumnya terdiri dari 10 bab 408 pasal menjadi 10 bab 428 pasal.
Nurul juga menambahkan bahwa secara garis besar perubahan pada UU MD3 adalah pemilihan pimpinan DPR RI dimana pemilihan pimpinan DPR dilakukan melalui mekanisme pemilihan dari dan oleh anggota dalam sidang paripurna. Sementara untuk DPRD Provinsi maupun Kab./Kota tidak ada perubahan mekanisme pemilihan pimpinan DPRD atau tetap dilakukan berdasarkan sistem proporsional representatif, di mana partai yang mendapatkan suara terbanyak akan menjadi ketua DPRD, dan partai dengan nomor urut 2,3,4 akan mendapatkan posisi wakil ketua DPRD.
Pada bahagian lain Drs. Andi Bataralifu, M.Si dari Ditjend. OTDA Kemendagri yang membawakan materi peran fasilitasi sekretariat dalam penyusunan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD, menjelaskan bahwa tata aturan dan mekanisme kerja di DPRD diatur dengan tata tertib DPRD dengan ketentuan tata tertib DPRD ditetapkan oleh DPRD dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan (UU 17 tahun 2014, UU 32 tahun 2004 & PP 16 tahun 2010. Tata tertib ini hanya berlaku di lingkungan internal DPRD Prov./Kab./Kota. Dan tujuan tatib dibuat adalah untuk menjamin hak-hak politik anggota DPRD berjalan secara tertib.
Dari sekian materi bahasan terkait aturan dan peran setwan, ASDEKSI  juga mengangkat materi motivasi kerja bagi sekwan dan jajarannya. Materi ini penting untuk memberi semangat, ketahanan mental dan spritual bagi sekwan dan staf dalam fasilitasi kerja kepada dewan baru. Motivator Samsul Rahman, MA, yang tampil interaktif dengan peserta, memberikan solusi dan spirit bagaimana seorang PNS yang bekerja di ranah politik adalah suatu pekerjaan mulia dan berbeda dengan SKPD lain. Untuk hal itu Samsul Rahman mengajak sekwan dan jajarannya untuk selalu mencintai pekerjaan meskipun itu berat.  Dengan kerja sama yang baik sesuai dengan tupoksi, motivasi yang kuat sebagai semangat dan moral yang positif  akan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang nyaman dan sehat.@red.rma
FOTO KEGIATAN
01
03
04
05
06